Album-Singles

MENU

Sigma Entertainment. Powered by Blogger.

Penjelasan Terkait Polemik Pengisian BBM di SPBU


Memang issue mengenai SPBU Pertamina banyak sekali beredar, diantaranya adalah mengenai permainan nozzle yang dianggap dapat mengurangi takaran.
Issue ini kita counter bersama dengan fungsi Corporate Communication Pertamina, diantaranya dengan mengundang para wartawan melakukan kunjungan ke TBBM Plumpang dan ke SPBU swasta (DODO) untuk membuktikan kebenarannya.
Berikut kami lampirkan penjelasannya hasilnya, yang salah satunya dimuat di majalah Autobild edisi 249, tanggal 7-20 November 2012 (terlampir)

Pertamina telah mengcounter Issue ini bersama dengan fungsi Corporate Communication Pertamina, diantaranya dengan mengundang para wartawan melakukan kunjungan ke TBBM Plumpang dan ke SPBU swasta (DODO) untuk membuktikan kebenarannya.
Khusus untuk issue yang muncul di BBM (Blackberry Massanger) berikut jawaban atas issue yang tidak  mendasar itu dan lampiran penjelasan hasilnya, telah dimuat di majalah Autobild edisi 249, tanggal 7-20 November 2012
1. TIAP ISI BENSIN MINTA KEPADA PETUGASNYA TUAS HANDLE SELANG JANGAN DITEKAN TAPI DILEPAS AJA WAKTU DITARUH DI TANGKI KITA
Issue:
Pernah gak anda sewaktu ngisi bensin, tuasa handle ditekan2 begitu sama petugasnya? pasti pernah lah nemuinnya…kenapa begitu? karena banyak oknum yang nakal denanda cara memainkan takaran bensin dengan tanda cara seperti itu sehingga jumlah bensin yang kita isi lebih sedikit dari apa yang seharusnya.
Fakta:
Dari hasil pengujian bersama sama dengan wartawan ibukota, pengisian BBM dengan memainkan nozzle atau menekan setengah terbukti tidak mengurangi takaran.
Handle selang BBM saat ini ternyata dilengkapi dengan katup sensor yang secara otomatis akan melepas tuas handle apabila BBM di dalam kendaraan sudah terisi penuh dan menyentuh ujung nozzle.
Sehingga untuk pengisian full tank khususnya sepeda motor, operator harus menekan tuas handle selang agar BBM tetap keluar namun tidak muncrat dari tangki motor.
Cobalah kita  membeli bensin 1 liter dan minta kepada operator untuk mengisi BBM sendiri ke dalam gelas ukur 1 liter.
Tekan tuas handle selama pengisian atau mainkan dengan melepas dan menekan tuas handle.  Setelah dicoba, justru jumlah bensin yang dikeluarkan menjadi lebih banyak.
Mengapa demikian?
Karena pompa dispenser cenderung memiliki tekanan yang lebih kuat pada saat tuas handle di tekan-tekan sehingga jumlah bensin yang dikeluarkan biasanya akan menjadi lebih banyak.
Dengan menekan- nekan tuas handle tidak mengurangi volume BBM, malah umumnya justru menguntungkan konsumen.
2. LEBIH BAIK ISI DI POM BENSIN PERTAMINA KODE 31 atau (Angka Kedua 1)
Issue:
Menurut banyak orang juga kode pertamina 31 (Angka Kedua 1)ternyata paling baik(kualitas bensin) dibanding denanda yang kode 34.
coba bagi anda yang menggunakan mobil/ motor matic, pastinya akan terasa tarikan mobilnya .jika mengisi bensin di pertamina dengan tanda kode 31 (Angka Kedua 1)akan terasa tarikan mobilnya lebih kencang dan tidak terlalu kotor dibanding dengan tanda pom dengan tanda kode lainnya Coba anda bandingkan jumlah mobil/ motor yang ngisi bensin di pom bensin tersebut,,,di pom bensin kode 31(Angka Kedua 1) pasti sangat ramai sedangkan yang kode 34 agak cenderung sepi..ini udah saya buktikan sendiri.
Coba anda ngisi 1 Liter bensin di Pom bensin 31 (Angka Kedua 1)dan pom bensin 34..bandingkan aja dari sisi kualitas (mesin lebih enak) maupun kuantitasnya (yang mana yang lebih cepat habis)..
Fakta:
Produk BBM yang diterima oleh setiap SPBU Pertamina berasal dari depot yang sama, dikirim dengan menggunakan mobil tangki dari perusahaan yang sama, dan di SPBU menggunakan peralatan pompa dispenser yang sama sehingga kualitas produknya pun akan sama.
Jika kita lihat, SPBU dengan kode 31 umumnya berada di pusat keramaian kota dan berada di jalur utama angkot dengan fasilitas seperti mini market, café, dll lebih komplit sehingga lebih ramai dibandingkan SPBU dengan kode lainnya yang letaknya kurang strategis.
Badan Metrologi juga secara rutin memeriksa keakuratan kuantitas BBM yang dijual di SPBU tanpa membedakan jenis kepemilikan atau nomor SPBU. Selain itu, aparat kepolisian secara intensif juga ikut mengawasi kegiatan operasional SPBU, sehingga setiap SPBU tentunya akan memastikan kualitas dan kuantitas BBMnya sesuai dengan standar yang berlaku. Khusus untuk SPBU Pasti Pas, Auditor Independent secara rutin juga ikut memeriksa kualitas maupun kuantitas BBM sesuai dengan standar. Sehingga kualitas maupun kuantitas BBM di SPBU Pasti Pas tentunya akan sama.
3. ISILAH BENSIN WAKTU HARI MASIH PAGI KETIKA TEMPERATUR TANAH MASIH DINGIN
Issue:
Hal ini mengingat bahwa semua SPBU mempunyai tangki penyimpanan di bawah tanah.
Semakin dingin temperatur maka semakin padat berat jenis bahan bakarnya. Jika temperatur mulai panas/hangat, maka bahan bakarnya akan mengembang.
Jadi secara teori apabila Anda mengisi bahan bakar saat siang dengan suhu udara panas, bahan bakar yang diisikan ke dalam tangki kendaraan berat jenisnya lebih sedikit.
Dalam bisnis perminyakan, gravity yang spesifik dan temperatur jenis bahan bakar bensin, diesel dan hingga ethanol jika terjadi kenaikan suhu 1 derajat saja akan sangat berpengaruh dalam bisnis ini. Tetapi SPBU tentu tidak mau memberikan kompensasi karena perubahan temperatur tentunya.
Fakta:
Penyimpanan tangki BBM di dalam tanah bukan untuk memadatkan bahan bakar melainkan bertujuan untuk mengurangi resiko kebakaran dan mengurangi penguapan BBM.
Sama seperti halnya cairan lainnya, bahan bakar dapat menguap pada kondisi panas. Bahkan penguapannya lebih cepat dibandingkan air. Berbeda dengan bahan metal yang dapat mengembang dan kemudian kembali ke bentuk semula. Perubahan temperatur hanya akan merubah berat jenis (densitas) BBM dan kemudian akan kembali pada saat temperature kembali seperti semula. Sehingga, pengisian BBM pada pada pagi hari maupun siang hari tidak mempengaruhi volume BBM yang dikeluarkan.
Untuk menghemat BBM, pergunakanlah kendaraan di pagi hari atau malam hari. Suhu yang dingin akan menurunkan suhu mesin sehingga penggunaan bahan bakar akan menjadi lebih irit.
4. ISI BENSIN SAAT TANKI KENDARAAN ANDA MASIH SETENGAH PENUH.
Issue:
Alasannya adalah semakin banyak bahan bakar yang ada di tanki kendaraan, maka semakin sedikit udara yang ada di bagian tanki yang kosong. Bensin menguap lebih cepat dari pada yang bisa kita bayangkan. Dalam bisnis perminyakan biasanya tanki penyimpanan bensin mempunyai apa yang kita sebut atap yang mengapung (floating roof) yang berfungsi sebagai clearance zero antara bensin dan atmosfer sehingga penguapannya bisa dikurangi.,tetapi hal itu tidak terdapat di SPBU.
Fakta:
Semakin banyak bahan bakar yang ada di tanki kendaraan, maka semakin sedikit ruang kosong untuk penguapan BBM dan penguapan dapat dikurangi. Jangan tunda untuk mengisi tanki kendaraan sampai hampir kosong.
Sistem penyimpanan BBM di SPBU saat ini sudah banyak mengalami perubahan. Salah satunya adalah dengan adanya system vapor recovery yang dapat mengembalikan uap yang mengalir ke dalam tangki BBM sehingga penguapannya dapat dikurangi. Untuk kepentingan konsumen, sistem pompa dispenser di SPBU sudah dilengkapi dengan flow meter yang berfungsi untuk memastikan volume bahan bakar yang keluar dari selang sesuai dengan angka penunjuk liter. Kuantitas BBM pun menjadi terjaga.
5.JANGAN ISI BENSIN JIKA ADA TRUK BAHAN BAKAR SEDANG MENGISI TANKI PENYIMPANAN
Issue:
Hampir pasti bensin/solar akan teraduk saat bahan bakar dipompakan dari truck ke tanki penyimpanan SPBU, dan kemungkinannya akan ada kotoran di dasar tanki penyimpanan yang teraduk naik dan terikut masuk ke tanki kendaraan anda.
Fakta:
Pompa dispenser saat ini mayoritas sudah dilengkapi dengan saringan bahan bakar (fuel filter) yang bentuknya seperti saringan oli (oil filter) di mobil. Fungsinya adalah untuk menyaring kotoran dan menjaga bahan bakar yang keluar dari selang selalu dalam keadaan bersih.
Selain itu, setiap SPBU umumnya memiliki tangki penyimpanan BBM sebanyak 4 buah, dan pelanggan dapat mengisi BBM dengan aman pada pompa yang tidak sedang diisi tangki penyimpanan BBMnya oleh truk tanki.
---
Kami mengucapkan banyak terima kasih atas upaya yang telah dilakukan oleh rekan2 Pekerja Pertamina dalam mengcounter issue tersebut.
Kami akan upayakan untuk menyampaikan informasi seputar fakta seputar issue bahan bakar melalui media komunikasi di internal Pertamina sehingga rekan2 pekerja lainnya dapat terinformasi dengan baik dan dapat membantu untuk meluruskan issue terkait Pertamina.
Terima kasih atas perhatian dan bantuannya.
Salam,
Hardiyanto Tato
Non PSO Fuel Retail
Fuel Retail Marketing
PT. Pertamina (Persero)
0813 1813 4064
Bagikan :
+
Previous
Next Post »
0 Komentar untuk "Penjelasan Terkait Polemik Pengisian BBM di SPBU"

 
Template By Kunci Dunia
Back To Top